Sabtu, 15 Maret 2014


Profil Biodata Via Vallen


Via vallen penyanyi dangdut yang punya paras cantik serta suara khas,via vallen mulai menyanyi dangdut sejak kecil,via valen punya bakat nyanyi juga dari ayahnya dan mulai nyanyi dari desa ke desa itulah via mampu populer di jawa timur, via vallen juga banyak banyak fans diberbagai kota nama fans via vallen adalah vianisti.

Berikut adalah profil biodata via vallen

Nama: Vya Maulidia Oktavia

Nama Populer: Via Vallen

Tanggal lahir :Surabaya, 01 Oktober 1990

Hobby: Menyanyi dangdut

Asal Mula New Cobra Djanduth



OM. NEW COBRA DJANDUTH



Nganjuk Memang lagi trend dengan musik dangduth kombinasi jaranan,atau yang bahasa trend saat ini Djanduth ( Djaranan Dangdut ),setelah sebelumnya ada Sagita,Zagita dan yg lainnya,kini hadir lagi group yang dulu sempat vacum dari kota Nganjuk yaitu OM. New Cobra.
Dengan Formasi baru dan gaya bermain musik yang baru Pula, New Cobra mencoba ikut mewarnai khasanah Musik Djanduth asal Kota Nganjuk.

New Cobra dengan Naungan Perdana Record membuat New Cobra semakin terdongkrak ke populerrannya. Dengan Melejit Album Pertamanya bernuansa Religi. Kini Kaset New Cobra banyak diminati oleh Para Fans Pecinta Music Djandut.
Orkes yang di pimpin oleh Abah Dukut Chudori yang beralamatkan di Dusun Jati , Desa Guyangan , Kec. Bagor, Kabupaten Nganjuk ini Cukup Bagus dalam membawakan lagu lagu nya.
Yang di Gawangi Oleh Musisi - musisi handal dan Artis artis nya yang muda muda serta cantik di antaranya:
  • Ian atau Yayan pemegang Keyboardist
  • Sampir Sutrisno pemegang Guitar Melodist
  • Ledot pemegang Guitar Rhytem
  • Kepes Anggoro pemegang Kendang & Ketipung
  • Cak Pri pemegang seruling sompret Jaranan
  • Djodict Seboel pemegang seruling sekaligus MC



 dan Artis Pendukung nya Diantaranya :
  • Erna Rizty
  • Janur Kuning
  • Yusnia Paramitha 


dan yang pernah turut serta dalam Album 
  • Essa Andini
  • Emy Alfiah
  • Ayu Mustika
  • Dewi Marcela
  • Novi Salsabila
  • Indri Ananta
  • Yulia Vanesa
New Cobra punya Kata Khas sendiri untuk para fans nya, yaitu Daass...Dasss...Tedaaaaaaassssss.
Dan Fans nya yang di Beri nama COBRASTA.
Untuk mendatangkan New Cobra ke tempat Anda bisa langsung Menghubungi Abah Dukut
di Contact Person berikut :
  • 081 232 738 42
Untuk Cobrasta dimanapun Berada Jangan lupa Gabung Join di Grup Facebooknya OM. New Cobra di

Kamis, 06 Maret 2014

O.M SAGITA 

    



                jaman sekarang anak-anak muda pasti sukanya lagu-lagu pop,jez,lagu-lagu korea,yang rock-rock gtu,,tapi aku laen,,aku lebih suka ndengerin lagu-lagu dangdut,,ets.... tapi dangdutnya itu cuman O.M SAGITA.
gak tau kenapa aku suka banget sama sagita,,,mungkin karena orang tua ku yang setiap hari mendengarkan lagunya jadi aku ikut suka juga deh,,,,
sagita itu orkes melayu dari nganjuk yang di pimpin oleh eny sagita,,,
sagita ini terdiri :
1. eny sagita sebagai penyanyi sekaligus pemimpin sagita.
2. indah andira sebagai penyanyi
3. rina amelia sebagi penyanyi
4. budi sebagai M.C
5. bolang sebagai keyboard
6. yasir sebagai bass
7. ketenk sebagai bass
8 malik sebagai ketipung
9. cak rul sebagai seruling

   Sagita beraliran musik jaranan dangdut, sagita ini juga gak seperti dangdut-dangdut yang laen,,,goyangannya pun juga gak lebay seperti yang biasa kita lihat. cara berpakaiannya pun juga gak terbuka.artisnya juga ramah-ramah,mereka biasanya mengeluarkan waktu buat kumpul-kumpul bersama sagita mania (sebutan untuk fansnya sagita),,sagita ini sudah meluncurkan 8 album yang di beri nama ngamen 1 sampai ngamen 8, dan akhir-akhir ini masih menyusun album ke 9,
sagita juga terkenal dengan ASOLOLE nya,,bahkan sekarang sudah banyak di pakai oleh artis-artis ibu kota,,dalam acara opera van java pun pemainnya juga sering menyanyikan lagunya sagita yang berjudul iwak peyek tapi di ganti liriknya,,,

om palapa

Buat para pecinta dangdut koplo rasanya kurang afdol kalau ngomongin koplo tidak ngomongin om palapa. ini di sebabkan oleh karena om palapa adalah salah satu orkes yang mengawali tren dangdut koplo seperti yang ada sekarang. (ini menurut saya lho ya.......)

banyak sekali "alumni" om palapa yang sekarang sukses di belantika musik dangdut koplo indonesia, rena fernanda adalah salah satu alumni om palapa yang sukses dan menjadi favorit saya hingga sekarang. dan dari kalangan musisi banyak sekali alumni om palapa yang mungkin paling mudah di kenali adalah sodiq yan sekarang terkenal di om monata.

tetapi entah karena apa sekarang nama om palapa seperti lenyap dan hilang entah kemana, walaupun ada om new palapa menurut saya masih belum bisa menyamai prestasi "seniornya" dulu.

semoga om palapa bisa kembali menghibur kita para menikmat dangdut koplo dan melahirkan para artis koplo yang bagus layaknya nena fernanda.

Profil Sera (Orkes Melayu Sera)

SERA diadaptasi dari kata Selera Rakyat, dengan tujuan ingin mempersembahkan segala jenis music sesuai selera rakyat Indonesia. Sera terbentuk tahun 2003 yang digawangi oleh Moch. Sholeh (selaku pimpinan Sera), Sukir (management Sera), dan Suto (Ast. Manager). Pada mulanya posisi kendang/drumer dipegang oleh Slamet, Lambang pada bass, Wito pada melody, Wahono pada rhtym, Alex pada tamborin, Wiwin pada suling, Nuri pada keyboard 1, dan Acik pada keyboard 2, Aripin selaku Host saat itu.

Setelah sukses pada show perdananya pada tanggal 20 September 2003, secara tak sengaja CD dokumentasi beredar luas, dengan single andalannya yang berjudul Yang oleh Brodin, Sera berhasil merebut perhatian masyarakat, bahkan CDnya sudah sampai ke mancanegara. Hal ini berpengaruh pula pada show – show Sera selanjutnya yg kemudian merambah hingga ke wilayah Jawa Tengah. Saat itu Sera merupakan satu satunya group orkes Jatim yg berhasil menguasai job - job di kawasan Jateng. Tak heran, group Sera harus menginap seminggu lamanya untuk memanjakan para penggemarnya, dari panggung satu ke panggung lainnya sesuai undangan panitia di kawasan pesisir. tersebut. Lewat acara Sedekah laut tak lupa pula tradisi Sawer masyarakat setempat yang mampu meraup hingga jutaan rupiah.

Seiring berjalannya waktu, terjadi perombakan di tubuh Sera, karena kesibukan lain Wahono selaku pemegang rhtym terpaksa harus mengundurkan diri, dia kemudian digantikan oleh Prawito atau kerap disapa cak Pra. Belum selesai sampai disitu, Slamet, Alex & Lambang yang notabene sebelumnya memang personil PALAPA lama - lama tak bisa mensinkronkan kedua orkes ini karena jadwal yang sering berbarengan. Alhasil mereka terpaksa harus memilih salah satu orkes, dan akhirnya mereka kembali ke pelukan Palapa. Mereka digantikan oleh Ipan (kendang), Wasis (tamborin), dan Yetno (bassist). Acikpun terpaksa harus bersolo keyboard karena Nuri (keyboard 1) menyusul keluar kemudian. Dengan format baru ini Sera menemukan karakteristik unik yaitu Koplo Jap (koplo jingkrak) & dangdut tabla.

Pertengahan tahun 2006 Sera kembali kehilangan musisinya, Wito (melody) memilih mengundurkan diri karena usaha sampingan yang digelutinya sukses besar. Sebagai gantinya ditemukanlah Djoyo Gunawan alias Bodrex. Sebagai pelengkap keyboard 2 masuklah kemudian Imam Sariban. Kekompakan personil Sera melahirkan temuan variasi - variasi baru dalam bermusik, dari keroncong, bossanova, reggae, blues, remix, jazz hingga kepangan berhasil di mix dengan sangat apik. Variasi ini sempat menjadi trendsetter musik di Jawa Timur bahkan Jakarta.

Akhir tahun 2008 Acik (keyboard 1) harus rehat sementara dari dunia entertain karena tugas Negara. Dia digantikan oleh Didit Samohong, 6 bulan berjalan Imam Shariban dalam kebimbangan, dia harus memilih antara Sera & Sonata (group orkes yang telah membesarkan namanya) akhirnya dia memilih kembali ke orkes Sonata. Kekosongan ini kemudian diisi kembali oleh Acik.. Dengan ini Sera berharap akan lebih eksis dan mampu bersaing di belantika music Indonesia. Dengan personil tetapnya meliputi :

* Ipan (Kendang)
* Yetno (Bass)
* Djoyo /BODREX(Melody)
* Prawito/CAK PRA (Rithem)
* Wiwin (Suling)
* Acik (Keyboard 1)
* Didit (Keyboard 2)
* Wasis (Tamborin)